Rabu, 16 Februari 2011

Pengembangan Profesi bagi Guru dan Kepala Sekolah


Pengembangan profesi bagi guru dan kepala sekolah, khususnya golongan IV/a ke atas sebenarnya bukan dilakukan LPMP Jawa Tengah, tetapi oleh Biro Kepegawaian Sesditjen Kemendiknas. LPMP Jawa Tengah hanya sebagai sekretariat (tempat), meskipun ada widyaiswara LPMP Jawa Tengah yang terlibat dalam proses penilaian karya ilmiah tersebut. LPMP Jawa Tengah selalu berupaya untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan keterampilan dalam penyusunan PTK, baik dalam bentuk blockgrant PTK, pelatihan PTK maupun melalui Forum Ilmiah Guru (FIG) yang sudah dibentuk di setiap kab./kota. Memang untuk mendorong seluruh guru di Provinsi Jawa Tengah agar berpartisipasi dalam kegiatan penulisan PTK yang merupakan kegiatan pribadi cukup sulit, karena terbatasnya anggaran, akses informasi, lemahnya respon para guru dan tidak adanya pembimbingan yang terprogram. Sebagai contoh : pada tahun 2004-2008 LPMP Jawa Tengah telah memberikan dana blockgrant penulisan PTK dan lomba PTK, tetapi yang berpartisipasi hanya orang tertentu saja yang sudah aktif sebelumnya. Karena itu agar para guru lebih meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penulisan PTK, maka harus : mencari informasi di website LPMP Jawa Tengah, mencari informasi kepada Ketua FIG Kab./Kota, mencari informasi di Dinas Pendidikan maupun di organisasi keprofesian (KKG, MGMP, KKKS, MKKKS). Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, salam dan selamat berkarya!
Informasi Tambahan :
PROSEDUR PENGAJUAN USUL KENAIKAN PANGKAT JABATAN FUNGSIONAL GURU GOLONGAN. IV/A KE ATAS
Pengajuan usul baru harus membawa :

Humor


Humor Guru

Guru:"Siapa tahu penemu mesin uap ???, jawab kamu Bedjo.....,Bedjooo !!" (sambil nunjuk Bedjo yg sepertinya tertidur )
Teman sebangkunya menyikut pinggang Bedjo:"Kamu piket nggak ? tuh disuruh menghapus papan tulis..."
Bedjo (bangun tidur):"Bukan Saya Pak..bukan Saya..."
Teman sebangkunya:"ngaku aja ..nanti dimarahi.."
Bedjo:"ya Pak.. saya Pak" (sambil berdiri.. menuju papan tulis)

 Humor Insinyur
Ada tiga Insinyur  dari Amerika, Jepang, dan Indonesia lagi di dekat tugu Monas.
Insinyur  Amerika tanya " Itu apa itu yg lampunya nyala di atasnya ?" Insinyur Indonesia dengan bangga menjawab : Itu namanya Tugu Monas" Si Amerika : "Monas itu apa?.
Si Indonesia : "Monas itu Monumen Nasional.."
Si Amerika :"Hah.. Monumen Nasional cuma setinggi itu.., di negara saya Monumen Nasional berupa Patung Liberty.., tingginya mencapai awan..!" .
Insinyur Jepang : "Ah masa mencapai awan ??. Saya pernah naik sampai atas..ga ada awan..!"
Insinyur Amerika : "ya ..turun sedikit lah.."
Si Jepang :"Kalau di negaraku monumen nasional adalah Menara Tokyo.., tingginya menyamai Gunung Fujiyama.."
Si Amerika :"Ah masa tingginya sama, nih saya punya daftar tingginya gunung2 sedunia.."
Si Jepang :" Yaa..turun sedikit lah.."
Insinyur Indonesia :" Eh Kalian tahu nggak...semua orang Indonesia .. Pria Wanita.. Tua Muda.. bisa kencing lewat pusar ..!!
Ahh Masa..kencing lewat pusar.. ?!
Si Indonesia:"Yaa..turun sedikitlah..."

Selasa, 15 Februari 2011

Bikin Mozilla Jadi Cepat



1. Baca Do'a Menurut Agamanya Masing - masing...

2. Lalu Buka Mozilla.

3. Ketikan di addres bar "about:config" (tanpa tanda patik).

4. Scroll mouse anda kebawah dan cari "network.http.max-connections", double klik dan masukan nilai "64".

5. Cari "network.http.max-connections-per-server", double klik dan masukan nilai "21".

6. Cari 'network.http.max-persistent-connections-per-server", double klik dan masukan nilai "8".

7. Doube klik pada "network.http.pipelining " menjadi "true".

8. Cari "network.http.pipelining.maxrequests", double klik dan masukan nilai "100".

9. Double klik pada "network.http.proxy.pipelining" menjadi "true".

10. Langkah terakhir, klik kanan dimana saja pilih :

New >> interger >> lalu tulis "nglayout.initialpaint.delay" (tanpa tanda petik"). Kemudian masukan nilai "0".

11. Restart Mozilla..

Gaya Kepemimpinan


Tanpa kita sadari bahwa sebetulnya kita masing-masing akan menjadi pemimpin, minimal akan menjadi pemimpin diri kita sendiri. Tapi sebetulnya ada bemacam gaya kepemimpinan menurut pakarnya:
1. Gaya kepemimpinan otoriter atau otokrasi, artinya sangat memaksakan kehendak kekuasaannya kepada bawahan.
2. Gaya kepemimpinan demokratis, artinya bersikap tengah antara memaksakakan kehendak dan memberi kelonggaran kepada bawahan.
3. Gaya kepemimpinan laissez fasif, yakni sikap membebaskan bawahan; dan
4. Gaya kepemimpinan situasional, yakni suatu sikap yang lebih melihat situasi: kapan harus bersikap memaksa, kapan harus moderat, dan pada situasi apa pula pemimpin harus memberikan keleluasaan pada bawahan.

Jawaban Gerak Lurus


1.       E              Diket : v = 72 km/jam = 20 m/s
S = 15 km = 15000 m
                                Ditanya : t = … ?
                                Dijwb :   s = v . t
                                                15000 = 20 . t
                                                t = 15000 / 20 = 750 s
                                                t = 750 / 60 = 12,5 menit
2.       B             Diket : s = 200 m
t = 20 s
                                Ditanya : v = …?
                                Jawab : s = v . t
                                                200 = v . 20
                                                v = 200 / 20
 v = 10 m/s
3.       C             Diket : s1 = 5 km
s2 = 60 km
t1 = 4 menit
                                Dit : t2 = ..?
                                Dijwb : s1 / t1 = s2 / t2
5 / 4 = 60 / t2
                                                t2 = 48 menit
4.       F              Diket : v0 = 0 m/s
t = 5 s
a = 4 m/s2
                                Dit : s = ..?
                                Dijwb : s = vo.t + ½.a.t2
s = 0.5 + ½.4.52
s = 50 m
5.       B             Diket : ΔsX =  80– 10 = 70 m
ΔsY = –70 – (10) = – 80 m
Δt = 10 s
                                Dit : vX  dan vY = ..?
                                Dijwb : vX  = ΔsX / Δt = 70 / 10 = 7 m/s
                                                VY  = ΔsY / Δt =  – 80  / 10 = – 8 m/s
6.        
7.       E              Diket : Δs = 100 – 40 = 60 cm
Δt = 40 – 0 = 40s
Dit : vrata-rata = ..?
                                Dijwb : vrata-rata  = Δs / Δt = 60 / 40 = 1,5 cm/s
vrata-rata  = 0,015 m/s